tokobukuistimewa

LATAR BELAKANG PEMBUATAN I LOVE MY AL-QUR’AN (ILMA)

Posted on: March 19, 2011


LATAR BELAKANG PEMBUATAN I LOVE MY AL-QUR’AN (ILMA)

Banyak orang tua bersedia membayar berapapun untuk sekolah terbaik untuk pendidikan anaknya. Tapi… tahukah Anda… sejak lahir hingga umur 18 tahun, anak menghabiskan waktunya 14% di sekolah dan 86% di rumah?


Banyak orang tua yang tidak menyadari hal itu, sehingga sepenuhnya mengandalkan sekolah dalam pendidikan anak-anaknya, padahal orang tua adalah guru pertama dan guru utama bagi anak-anaknya.

Mengingat rasio durasi waktu yang lama di rumah, sudah sewajarnya orang tua mempunyai cukup wawasan untuk menjadi teman belajar bagi anak-anaknya, mempunyai konsep/perencanaan pendidikan anak, memiliki media belajar sesuai kebutuhan anak, dan lain-lain. Duh, beratnya ya… mana nggak ada sekolah untuk orang tua lagi :-)

Tapi jangan khawatir, toko buku istimewa memahami itu semua, maka untuk membantu orang tua mendidik anaknya di rumah disusunlah Muslim Family Learning Program, yang dijabarkan dalam bentuk media-media pendidikan holistik untuk anak. Salah satu yang menjadi media inti adalah
ILMA yang telah Anda ketahui sebelumnya….

Cerita ya….
Di acara seminar Keluarga Muslim beberapa waktu lalu di Bogor, Irfan AmaLee (ketua tim editor ILMA) bercerita; beliau rupanya terusik dengan keberadaan Al-Qur’an yang bahasa terjemahannya kurang dimengerti terutama oleh anak-anak.

Contohnya nih, surat al-Ikhlas ‘Lam yalid wa lam yuulad’ diterjemahkan menjadi ‘tidak beranak dan tidak diperanakkan’, waktu ditanyakan ke salah seorang anak yang hadir di acara itu apa artinya ‘diperanakkan’, ternyata anak itu geleng-geleng, ‘nggak tau’ katanya.

Karena itulah pada CD lagu-lagu juz ‘amma kata ‘tidak diperanakkan’ dimodifikasi menjadi ‘tidak berayah ibu’. Lebih mudah dimengerti kan? Itu salah satu contohnya.

Contoh satu lagi tentang An-Nisaa ayat 114, tentang pembicaraan rahasia :
Terjemahannya : “Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak kami akan memberinya pahala yang besar”.

Di samping terjemah tersebut ada gambar vignet orang sedang berbisik-bisik (lucu banget) dan tulisan sbb :
‘Di ayat 114, kita pun akan belajar tentang berbuat adil dengan tidak menyakiti orang lain. Yuk kita ikuti cerita berikut ! Eh, ada orang yang berbisik-bisik, loh!

Ngobrolin apa ya? Ih, jangan-jangan mereka bisik-bisik tentang aku? Jangan-jangan…??? Waaah, beginilah jadinya kalau ada yang ngobrol secara rahasia. Orang-orang jadi berprasangka buruk. Kata Allah di ayat 114 ini, berbisik-bisik antar sekelompok orang (di hadapan orang banyak) itu tidak baik. Kecuali berbisik-bisik untuk mengajak bersedekah , dalam rangka perdamaian, atau perbuatan baik lainnya.’
Jadi mudah dimengerti kaan?

Ayah-Ibu sekalian,
konon nih…manusia belajar dengan tiga cara, visual (penglihatan), audio (pendengaran) dan  kinestetik (gerak). ILMA mencoba menyentuh berbagai cara belajar anak tersebut, teks yang mudah dimengerti dan ilustrasi yang sangat menarik untuk visualnya, lagu-lagu yang enak didengar untuk audionya, serta permainan untuk kinestetiknya, komplit kan? Pendekatan dengan berbagai cara tersebut diharapkan dapat merangsang anak untuk menyukai Al-Qur’an dan memperkuat memori anak tentang isi Al-Qur’an.

Semoga dekat dengan Al-Qur’an membuat mereka jadi generasi yang unggul ! Wahh…
Menyampaikan Al-Qur’an seperti ini termasuk hal yang belum umum dilakukan, meskipun  sebetulnya pernah ada juga al-Qur’an berilustrasi yaitu Tafsir Al-Jawahir karya Syaikh Thanthawi Jauhari, tahun 1350 H, Mesir. Karena itulah pihak penerbit aktif meminta pendapat para ulama dari berbagai latar belakang tentang cara ini. Inilah sebagian pendapat mereka :

“…Yang menarik buku dari ini adalah kemampuannya mengenalkan, mengajarkan, serta menanamkan pesan-pesan maupun ajaran-ajaran Al-Qur’an secara komunikatif, mengalir, dan tidak membosankan sehingga mudah diikuti dan dicerna pembacanya…”
(Prof.Dr.A. Syafii Maarif)

“Apa yang dilakukan oleh Penerbit Mizan melalui terbitannya I Love My Al-Qur’an merupakan salah satu cara yang unik lagi mutakhir yang kami duga keras akan sesuai dengan selera anak, sehingga akan mampu mendekatkan Al-Qur’an ke benak dan hati mereka…”

(M. Quraish Shihab, penulis tafsir al-Mishbah)

“Saya menilai produk ini sangat bagus dan kreatif. Ini proyek besar insya Allah berkah. Penuh ilustrasi dan warna-warni, tapi berbeda dengan komik-komik hiburan. Saya yakin, buku ini bisa membuat anak semakin cinta pada Al-Qur’an, asalkan Mizan dalam penyajian ilustrasi tidak mengurangi “kesakralan” Al-Qur’an.”

(Habib Rizieq Syihab, ketua umum FPI).”

Berikut ini adalah referensi yang digunakan untuk menyusun ILMA :
Daftar Pustaka I Love My Al-Qur’an (in alphabetical order) :

1.      Abdullah Yusuf Ali, The Meaning of The Holy Qur’an, Subang Jaya :SHURA, 2005.

2.      _______, Al-Qur’an Terjemah dan tafsirnya, Jakarta : PustakaFirdaus, 1994.

3.      Acep Iim Aburrohim, Pedoman Ilmu Tajwid lengkap, Bandung:Diponegoro, 2004.

4.      Atlas of The Qur’an: Places, Nations, Landmarks (An authentic Collection of   Informations with Maps, Tables, and Pictures), edisi pertama. Disusun oleh   Dr. Shauqi Abu Khalil, Riyadh; Darussalaam, 2003.

5.      Atlas of The Prophet’s Biography: Places, Nations, Landmarks (An Authentic Collection of The Qur’anic Informations with Maps, Tales and Pictures, edisi pertama. Disusun oleh Dr. Shauqi Abu Khalil, Riyadh: Darussalam, 2004.

6.      Al-Imam Zainuddin Ahmad bin Abdul-Lathif Az-Zabidi, Ringkasan Shahih Al-Bukhari, cet. ke-7, Bandung: Mizan, 2002.

7.      Irfan AmaLee, Ensiklopedi Bocah Muslim, Bandung: DAR Mizan, 2003.

8.      Mahmud Yunus, Kamus Arab-Indonesia, Jakarta: Yayasan Penyelenggara

9.      Penerjemah/Penafsiran A-Qur’an, t.t.

10.  Muhammad Asad, The Message of The Qur’an, Gibraltar: Dar Al-Andalus, 1980.

11.  M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Mishbah, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

12.  Stevens, Alan M, dan Schmidgall-Tellings, A. Ed., Kamus Lengkap Indonesia-Inggris, Bandung: Mizan, 2005.

13.  Asy-Syaikh Sayyid Sabiq, Fiqh As-Sunnah, Kairo Dar Al-Fikr, 1983.

14.  Tim Penerjemah Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: Departemen Agama RI, 2006.

15.  Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi kedua, Jakarta: Balai Pustaka, 1999.
Dengan demikian, kalau Ayah-Ibu sekalian mau memesan I Love My Al-Qur’an jangan ragu lagi yaa…

info : (031) 71134911 – 0899 3936 388

cara pemesanan, silahkan klik disini

 

diolah dari berbagai sumber

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2011
M T W T F S S
« Feb   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Daftar Isi

Follow Us @bukuistimewa

Subscription



GRATIS artikel/info/promo terbaru langsung dikirim ke Email Anda

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: