tokobukuistimewa

KENAPA ENGKAU MENGHARAMKAN APA YANG DIHALALKAN ALLAH BAGIMU?

Posted on: June 26, 2012


Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu? Engkau ingin menyenangkan hati istri-istrimu? (QS. At Tahrim [66]:1). Pada ayat ini, Nabi diperintahkan untuk tidak menjauhkan diri dari apa saja yang memang dihalalkan baginya semata-mata untuk menyenangkan istri-istrinya. Aisyah, istri beliau, mengatakan bahwa Nabi telah bersumpah untuk tidak mendatangi istri-istrinya, berpantang diri dari melakukan hubungan suami istri. Mengenai sumpah ini, beliau diperintahkan untuk menjelaskannya, dan mengenai pemantangan tersebut, dikatakan kepada beliau, Wahai Nabi! Kenapa engkau melarang dirimu terhadap apa-apa yang telah dihalalkan bagimu?

Menurut riwayat ini, Allah memerintahkan Nabi agar tidak mengharamkan apa-apa yang suci dan dihalalkan. Dengan mengarahkan Nabi agar tetap berada dalam batas-batas kenikmatan dan kesenangan duniawi, Al Qur’an telah memperlihatkan pendekatan yang paling seimbang dalam hal konsumsi, yaitu menjauhi sikap berlebihan; tidak berpantang diri dan tidak pula keterlaluan dalam menikmati kesenangan-kesenangan duniawi, seperti para pertapa atau kaum materialis. Sesungguhnya, Islam memberi kebebasan individual yang sangat besar dalam masalah konsumsi. Mereka bebas membelanjakan hartanya untuk apa saja yang baik, menyenangkan dan memuaskan keinginan-keinginan mereka, asal tidak melampaui “batas-batas kesucian”. Artinya, kebebasan untuk mengonsumsi terbatas pada apa-apa yang baik dan suci saja. Islam melarang untuk mengonsumsi hal-hal yang tidak sejalan dengan kesejahteraan sosial.

Diriwayatkan bahwa Nabi pernah bersabda, :”Bekerjalah kamu untuk duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok.” Dalam hadist ini, Nabi menasehati kaum muslim untuk mengambil jalan hidup yang adil dan seimbang agar dapat memelihara keselarasan antara kebutuhan material dan spiritual. Mereka tidak boleh cenderung pada salah satu sisi saja dan mengabaikan sisi yang lain, sebab materi dan rohani sama-sama penting; ibaratnya, mereka adalah dua sisi dari mata uang yang sama, tanpa salah satunya kehidupan manusia menjadi tidak sempurna. Bentuk pendidikan ini memudahkan seseorang untuk menghindarkan diri dari hidup yang berlebihan dengan mengambil jalan pertengahan.

Nabi menolak seluruh konsepsi agama yang salah yang dibentuk oleh sebagian orang demi memenuhi kepentingannya sendiri. Nabi juga menyatakan bahwa agama tidak mengajarka kebencian terhadap dunia. Lebih jauh lagi, kebencian terhadap dunia tidak membuat seseorang menjadi saleh. Selanjutnya, Nabi berdoa untuk kemakmuran ekonomi para pengikutnya seperti digambarkan dalam hadist ini, “Ya Allah, orang-orang ini tidak mempunyai alas kaki (tidak juga kuda atau unta untuk kendaraannya), berilah mereka (kuda atau unta) untuk dikendarai; Ya Allah, orang-orang ini tidak mempunyai pakaian (telanjang); maka berilah mereka pakaian. Ya Allah, orang-orang ini dalam keadaan lapar, maka berilah mereka makanan.” (HR. Abu Dawud)

Nabi diperintahkan untuk memelihara keselarasan sejati dalam hidup, Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia (QS. Al Kahfi [18]:28). Ayat ini memerintahkan orang Islam benar-benar memelihara keselarasan dan kesimbangan hidupnya; tidak membenci atau mencintai secara berlebihan dunia ini.

Dengan demikian semua individu diberi kebebasan penuh untuk membeli apa-apa yang baik dan suci, asa tidak membahayakan keamanan dan kesejahteraan negara. Prinsip ini diterangkan dalam ayat berikut ini : yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka (QS. Al A’raf [7]:157)

Disarikan dari Ensiklopedi Muhammad SAW. Seri 3 – Muhammad Sebagai Pedagang.

Info : (031) 71134911 atau kirim email ke : tokobukuistimewa@gmail.com

Untuk cara pemesanan, silahkan lihat disini

sumber gambar : ria.choosen.net

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

June 2012
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Daftar Isi

Follow Us @bukuistimewa

Subscription



GRATIS artikel/info/promo terbaru langsung dikirim ke Email Anda

@bukuistimewa

%d bloggers like this: