tokobukuistimewa

JALAN TENGAH YANG BAIK

Posted on: June 29, 2012


Islam menganjurkan suatu jalan tengah yang baik-antara dua jalan hidup yang ekstrem-dengan memerintahkan pengeluaran belanja yang wajar tanpa ada unsur kemubadziran. Hemat namun tidak kikir. Islam menganjurkan kesederhanaan, baik dalam berbelanja maupun menabung. Seseorang tidak boleh terlalu royal sehingga membelanjakan seluruh hartanya untuk barang-barang mewah dan kebutuhan-kebutuhan lainnya di luar kemampuannya. Sebaliknya, seseorang tidak boleh bersifat begitu kikir sehingga tidak menafkahkan sesuatu pun untuk diri dan keluarganya atau hal-hal baik lainnya yang diperlukan bagi kehidupan-sesuai dengan kemampuannya. Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan jangan (pula) engkau terlalu mengulurkannya (sangat pemurah) nanti kamu menjadi tercela dan menyesal (QS. Al Isra’ [17]:29).

Banyak hadist Nabi yang menekankan pentingnya pemanfaatan harta secara baik. Menurut Abu Sa’id Al Khudri, Nabi menganjurkan orang-orang untuk bersikap sederhana dalam mengonsumsi dengan kata-kata berikut, “Aku hanya takut akan hal-hal yang akan diberikan kepadamu dari anugerah di dunia ini setelah aku.” Seseorang bertanya, “Apakah anugerah dari dunia ini?” Nabi menjawab, “Harta di dunia ini.” Laki-laki itu bertanya lagi, “Ya Rasulullah, apakah kejahatan akan timbul dari kebaikan? (dalam bahasa Arab, al-khair berarti harta dan kebaikan-ed.) Nabi tetap diam. Kami pikir, wahyu akan turun. Lalu, Nabi menyekat keringat di wajahnya dan berkata, “Allah datang dari kebaikan, tetapi harta kekayaan dunia adalah seperti rumput yang hijau. Jika seekor hewan memakannya berlebih-lebihan, itu akan membunuh dirinya sendiri atau mendekatkannya pada kematian. Hewan-hewan yang menyantap makanan hijau, (lalu berhenti dan) berjalan di bawah sinar matahari mencerna makanannya, (lalu) makan lagi, mereka benar-benar sehat. Begitu pula harta, ia adalah makanan yang manis; orang yang terbaik adalah orang yang mendapatkan hartanya secara halal dan membelanjakannya pada hal-hal yang halal dan baik. Harta ini akan memberikan kesaksian terhadap seseorang yang telah menyalahgunakannya di Hari Penghisaban.” (HR. Bukhari).

Kesederhanaan, tak diragukan lagi, merupakan prinsip tuntunan Islam dalam konsumsi, seperti halnya pada kegiatan-kegiatan di bidang lainnya. Dalam bidang konsumsi, ia dapat mencegah dua kejahatan pengeluaran yang salah, yaitu penumpukan harta dan pemborosan. Dan, dengan demikian dapat menyelamatkan masyarakat dari kejahatan korupsi dan pengangguran.

Disarikan dari Ensiklopedi Muhammad SAW. Seri 3 – Muhammad Sebagai Pedagang.

Info : (031) 71134911 atau kirim email ke : tokobukuistimewa@gmail.com

Untuk cara pemesanan, silahkan lihat disini

sumber gambar : tigaputra.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

June 2012
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Daftar Isi

Follow Us @bukuistimewa

TokoBuku Istimewa

Subscription



GRATIS artikel/info/promo terbaru langsung dikirim ke Email Anda

@bukuistimewa

%d bloggers like this: